Warta Berkas Kenegaraan Kawan......hari ini kukabarkan tentang sepotong perjalananku ke tanah Luwu Sepotong hari kulalui dengan melihat petani-petani secara serius menyusun berkas-berkas kenegaraan, berlembar-lembar dirapikannya secara jujur dan sederhana tanpa retorika dan apologi.....disaksikan matahari dan bau keringat. Petani-petani itu kadang berteriak menyahuti interupsi burung-burung yg mencoba menyemai berkas-berkas kenegaraannya Petani-petani itu berbulan-bulan merawat berkas-berkas kenegaraannya yg akan habis harganya diujung telunjuk para tengkulak dan tikus-tikus berdasi yg mestinya menjadi pelindung mereka ikut berkongsi dgn pihak asing mengimpor dari negeri-negeri yg tak kalah suburnya dgn negeri ini...... Petani-petani itu kadang terlupakan bahwa mereka jauh lebih gigih menyusun berkas-berkas kenegaraannya tanpa atap......menggunakan pendingin air hujan, pemanas terik matahari dan petir yg menari-nari..... Petani-petani itu terus bekerja untuk menyusun berkas-...
beberapa saat yang lalu kamu ada disini menanam bunga hati, memupuknya, menyemainya, menciumnya..... tidak beberapa lama cuman sebentar saja akarnya menjuntai diam-diam sesaat setelah kamu pergi akarnya membelukar disaat kamu tidak mengetahuinya apa kamu akan kembali merapikan tumbuhnya? beberapa saat lagi kamu ada disini? sebaiknya jangan kamu beritahu agar dapat kurawat bunga hati seperti apa tumbuhnya sesaat setelah kamu pergi 03:50 17/09/08
Rasa tidur itu terlalu tua hingga langkahx sangat lambat menghampiriku....padahal dari belasan tahun yg lalu kukirimkan surat padanya agar tidak lupa mengunjungiku setiap malam.....ternyata sy tak perlu terlalu percaya lagi pada persahabatan malam dan rasa ngantuk adik kandung dari tidur itu.....entah siapa yg menghianati malam..... Kuingat dimasa lalu tidur slalu datang tiba2 dgn manjax menghapiriku tanpa kuminta.....menggelayut manja dikelopak mataku, merengek melalui mulutku dgn suara khasnya "hoooaaaam" lalu minta digendong didepan wajahku hingga berlipat2 dan berminyak pipiku.....kurang tahu siapa yg memberimu nama "tidur"? Pelan2 waktu trus berjalan sy semakin kejam pada tidur.....setiap tidur datang menyapaku bersama dengan adik kandungnya "rasa ngantuk" tak kuhiraukan, tak kuberi perhatian dengan terus berpura2 serius berdiskusi, membaca, nonton film, OL dan berbagai macamlah.... skali waktu sy mencambukx dgn caffein lalu kutendang dgn nikotin......
Komentar