Postingan

tuhan kuGADAIkan

aku adalah sang kebenaran yang membahana disemesta aku adalah sang pemilik kekuasaan disaat itu tuhan tidaklah bersama kebahagiaan disaat itu tuhan hanya cukup disisipkan pada kesedihan..... aku adalah sang kebenaran TIRANI..... akupun bertanya...KAMU SIAPA ?? akupun menyusun segalanya dalam genggaman akupun berhak diats segalanya disaat itu tuhan tidaklah bersama kebahagiaan disaat itu tuhan hanya cukup disisipkan pada kesedihan..... aku adalah sang kebenaran TIRANI..... disaat itu tuhan telah kuGADAIKAN pada pihak ASING 16:38 wita 311009 mammiri oleh Hambali Bali pada 31 Oktober 2009 pukul 16:39 ·

merdeka dan bahagia

hari merdeka ada disetiap celah-celah detik di ujung jembatan pelangi diintai detak-detak menit semoga kita berlari bersama bahagia disela-sela waktu 01:18,031009 oleh Hambali Bali pada 3 Oktober 2009 pukul 1:20 ·

MARAH

aku marah pada manusia aku marah pada bangsa manusia aku marah pada manusia berbangsa aku marah atas semua manusia yang hanya atas nama manusianya saling bunuh saling serang saling fitnah 08/08/09 23:53 wita dg.sija ma idham jago oleh Hambali Bali pada 8 Agustus 2009 pukul 23:52 ·

bening

bening menggumpal merembes di pelupuk hati meninggalkan jejak-jejak sutera terkoyak pada dasar telaga hati ada fatwa terabai senja beranjak bersama gerimis harapan... kuyup sudah bathin ini... 22 : 15 wita 161108 oleh Hambali Bali pada 26 Mei 2009 pukul 21:22 ·

bingkai musim

hujan.... akankah kau menjadi bingkai musim hidupku disaat hatiku terjepit dijeruji pilihan yang memuai ? sebaiknya kunanti kemarau yang menghangatkan hatiku yang lembab setelah lama terendam dalam air yang sembab bagai di bekap... biarlah senyumnya menjadi batas cakrawala di ambang mataku menyusun pelangi dalam lirihnya.... biarlah dentang waktu seirama dengan jantungku kala mendekapnya.... biarlah ku tak mampu memilih kesendirianku karenanya.... tapi mungkinkah karena biaralah ? atau karena biarlah tapi mungkinkah ? atau ....?!! 02 : 18 wita 301208 oleh Hambali Bali pada 26 Mei 2009 pukul 21:16 ·

air mata jiwa

kupun tak lagi sudi menisbahkan air mata jiwa dipipi hatiku yang tak kumiliki...... pun kerontangnya kan jadi artefak yang berdebu takkan kubilas dengan hembusan nafas yang sesenggukan.... biarlah permakluman menjadikannya hijab yang berjarak disatu-satu keinginan... kini mengertilah jalan nestapa tak berlandai... tidak ada sakit yang berlebih... kini kuhabiskan segalanya untukku 04:18 wita 241208 oleh Hambali Bali pada 26 Mei 2009 pukul 21:09 ·